Misteri Pasar Bubrah Gunung

Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi Yang Di juluki Pasar Setan

 

Apakah kamu mengenal lokasi yang bernama Pasar Bubrah di Gunung Merapi? Bagi kalangan pendaki gunung, Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi sudah begitu tersorot. Apalagi, Pasar Bubrah di Gunung Merapi diselimuti legenda serta misteri, bahkan pernah disebut sebagai lokasi kerajaan gaib. Legenda menyebut, Pasar Bubrah di Gunung Merapi memiliki hawa mistis yang begitu kental.

Kisah-kisah angkernya Pasar Bubrah di Gunung Merapi ini begitu melegenda dan diturunkan dari generasi ke generasi. Lantas, kenapa lokasi Pasar Bubrah di Gunung Merapi ini disebut sebagai ‘pasar’?

Apakah memang ada sejarah soal transaksi jual beli di sana?

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITUĀ TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

42 41 47 43 62 61 67 42 43 47

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

65 61 60 63 35 31 30 51 53 50

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

61 68 65 01 08 05 06 91 95 98

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

Selasa Dan Jumat libur

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

29 27 23 32 39 37 42 49 47 43

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

39 38 37 34 49 48 47 98 97 94

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

07 06 04 02 17 16 14 37 36 32

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

68 63 69 78 73 79 18 13 19 16

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

12 17 13 42 47 43 52 57 51 53

SELENGKAPNYA

Menyandang nama ‘pasar’, bukan berarti Pasar Bubrah di Gunung Merapi adalah bekas atau masih jadi lokasi tempat jual beli secara harfiah. Mengutip artikel terbitan Intisari, Pasar Bubrah di Gunung Merapi menyandang nama ‘pasar’ dikarenakan legenda yang menyebut bahwa lokasi ini adalah pasarnya para jin.

Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi ini beredar dari mulut ke mulut antargenerasi. Juru kunci legendaris Gunung Merapi, Mbah Marijan, bahkan mengakui hawa mistis yang ada di lokasi ini. Dalam sebuah kesempatan Mbah Mijan pernah mengatakan bahwa Pasar Bubrah di Gunung Merapi merupakan lokasi sebuah kerajaan gaib.

Bagi para pendaki, legenda yang terkenal dari Pasar Bubrah di Gunung Merapi adalah adanya ‘transaksi gaib’. Tak jarang, beberapa pendaki dikisahkan mendengar suara bising layaknya pasar tradisional saat tengah memasuki Pasar Bubrah di Gunung Merapi. Jika mendengar suara transaksi layaknya pasar, sudah menjadi tradisi di kalangan pendaki untuk melemparkan uang koin ke tanah.

Kemudian, setelah melempar uang koin, pendaki dianjurkan untuk memungut batu kerikil yang ada di sekitarnya layaknya usai membeli. Fenomena Pasar Bubrah di Gunung Merapi juga menjadi perhatian tersendiri bagi para peneliti. Hal ini lantaran lokasi Pasar Bubrah di Gunung Merapi terlihat cukup kontras dari lereng-lereng gunung pada umumnya. Umumnya, lereng gunung terlihat subur dan dipenuhi tanaman-tanaman hijau serta vegetasi khas dataran tinggi.

Namun, Pasar Bubrah di Gunung Merapi justru tampak tandus dan gersang, penuh dengan pasir, kerikil, serta bebatuan. Hal tersebut dikarenakan Pasar Bubrah di Gunung Merapi adalah lokasi sisa-sisa letusan Gunung. Bahkan, dipercaya Pasar Bubrah merupakan lokasi awal terbentuknya Gunung Merapi 2.000 tahun yang lalu.

Pendaki juga dapat mencium aroma belerang yang menyengat ketika memasuki Pasar Bubrah di Gunung Merapi. Kini Pasar Bubrah di Gunung Merapi menjadi pos terakhir bagi para pendaki yang ingin sampai di puncak gunung. Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi juga biasanya menjadi lokasi pemasangan tenda dan tempat beristirahat bagi para pendaki.

Sumber : grid.id