Misteri Sepeda Tua Yang Dimakan Pohon, Kok Bisa?

Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka,Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka, Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka,Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka Prediksi Togel, Cerita Misteri, tafsir mimpi, ulasan pusaka, misteri, angker, Supranatural, Terawang angka, Misteri Sepeda Tua

Kisah di Balik Misteri Sepeda Tua yang Dimakan Pohon

Gambar sepeda yang masuk ke dalam batang pohon memang telah menjadi perbincangan yang mengejutkan sejak setahun lalu. Judul foto “Sepeda dimakan pohon” mungkin lebih dikenal oleh banyak orang.Misteri Sepeda Tua masih menjadi misteri.
Ketika pertama kali melihat, kita pasti tertawa dengan penampakan tak biasa tersebut. Tapi, banyak orang penasaran bagaimana bisa sepeda itu sampai dimakan pohon.Bedasarkan cerita yang beredar, ada dugaan bahwa si pemilik tidak mengambil sepedanya kembali karena pergi berperang. Menurut rangkaian cerita itu, pemilik kemudian tewas di medan perang dan tak kembali.
Hingga akhirnya sepeda itu dirantai dalam pohon dan digunakan sebagai tanda memorial untuk mengenang jasa sang anak. Ternyata tak sedikit orang yang percaya cerita tersebut.
Ternyata ada kisah nyata di baliknya yang tak diketahui orang. Melansir The Vintage News, Rabu (21/2/2018), sepeda yang masuk ke dalam dahan pohon dibuat sejak tahun 1950, dan dimiliki seorang anak laki-laki berusia 8 tahun. Nama bocah itu adalah Don Puz yang saat ini sudah menjadi pensiunan Deputi Sheriff King County.
Don kecil yang tinggal di King County mendapat banyak benda donasi yang didapat keluarganya. Ia tinggal bersama empat saudaranya dan seorang ibu yang membesarkan anak-anaknya sendirian.
Salah satu dari donasi tersebut, ada sebuah sepeda yang cocok untuknya. Meski sepeda itu terlihat bagus untuknya, Don justru tak menyukai sepeda itu.

 

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITUĀ TOP 2D

KLIK

PASARAN KENYA

84 86 88 85 34 36 38 35 54 56

SELENGKAPNYA

PASARAN SYDNEY

67 63 66 62 27 23 26 22 87 83

SELENGKAPNYA

PASARAN BELGIUM

19 15 14 11 69 65 64 61 49 45

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

02 03 06 00 62 63 66 60 82 83

SELENGKAPNYA

PASARAN GIRONA

69 68 66 62 29 28 26 22 59 58

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

87 86 82 88 27 26 22 28 47 46

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

58 52 55 53 38 32 35 33 18 12

SELENGKAPNYA

PASARAN MACAU SWEEP

54 52 55 57 74 72 75 77 14 12

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

42 49 44 45 32 39 34 35 52 59

SELENGKAPNYA

PASARAN SYDNEY BALLS

28 29 22 20 48 49 42 40 08 09

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

73 76 75 77 53 56 55 57 13 16

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

86 85 88 87 46 45 48 47 76 75

SELENGKAPNYA

PASARAN NICARAGUA

86 85 88 81 36 35 38 31 16 15

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

46 45 44 45 26 25 24 25 56 55

SELENGKAPNYA

PASARAN MACAU LOTTERY

45 40 44 48 65 60 64 68 85 80

SELENGKAPNYA

“Aku tak pernah menyukai sepeda itu, karena mirip seperti sepeda roda tiga, hanya saja dengan dua roda. Sepeda itu punya ban karet yang keras dan setang kecil yang kurus,” kata Don, ketika diwawancarai oleh The Seattle Times.

Setelah itu, Don kecil bersama keluarganya sempat pindah ke Vashon Island, Washington. Ternyata area tempat tinggal yang baru, membuat ia dan saudaranya sangat suka bermain.
Ketika di pertengahan tahun 1950, Don yang sibuk bermain di rawa sampai lupa bahwa ia pulang dengan meninggalkan sepedanya.
Tanpa pikir panjang untuk mengambilnya kembali, Don akhirnya meninggalkan sepeda itu untuk waktu yang lama. Sejak tahun 1995, Don pernah mengunjungi kembali saudaranya yang tinggal di area berawa tersebut. Saat diajak berkeliling, Don melihat sepedanya sudah tertancap di batang pohon.
“Kalimat pertama yang keluar dari mulutku adalah ‘Itu sepedaku’,” sahutnya. Tidak diragukan lagi setelah melihat itu, Don masih mengingatnya. Bahkan, setelah sekian lama tak bertemu dengan sepeda itu, Don masih menaruh rasa tidak suka terhadap sepeda lamanya.
Meski begitu, Don merasa bahwa dirinya bukan pemilik dari sepeda itu lagi karena sudah di buang sejak lama. Oleh karena itu, ia merasa pohon itulah yang lebih tepatnya memiliki sepeda lamanya sekarang.
Banyak orang masih penasaran dengan sepeda yang bisa masuk ke dalam dahan pohon. Menurut Professor Elizabeth Van Volkenburgh dari Universitas Washington Departemen Biologi, sepeda itu mulanya berat bagi sebuah pohon muda.Ada kemungkinan besar ketika pohon itu semakin tua dan besar, tanaman itu akhirnya menggantukan sepeda di dalam dahan.Sekarang ini, Misteri Sepeda Tua sepeda lama milik Don justru menjadi objek wisata. Para warga setempat juga berusaha melestarikan sepeda tua itu dengan mengganti bagian-bagian yang hilang
Sumber : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published.