Prediksi Togel Colombo 2020 22 Maret

Prediksi Togel Colombo 2020 Ki Mahadana Jitu Saktika ( Mbah Jitu ) membantu anda semua dengan bantuan ritual supranatural shamanisme kuno, bisa menerawang Angka yang bakal keluar untuk semua jenis putaran togel

Prediksi Togel Colombo 2020 22 Maret

ANGKA MAIN : 084

COLOK BEBAS :4/0

KEPALA : 421

EKOR : 6041

BBFS: 084216

TOP TOGEL 2D

08 46 21 06 82 41 04 86 61 02

untuk berjaga jaga Saran dari mbah lebih baik angka di atas di bb alias bolak balik.

tidak ada yang pasti di dunia ini , yang pasti hanya milik Subhanahu wa ta’ala

Mbah Hanya memberikan angka angka yang mbah terawang

semoga anak anak mbah selalu di berikan rejeki yang berlimpah, salam kompak untuk semua anak anak mbah yang sudah setia temani mbah dari dulu

Utamakan Prediksi Sendiri , Semoga Prediksi Togel Colombo 2020 Yang Mbah Berikan di atas Dapat Membantu anak anak Semua , Angka Mbah Juga Bisa Di Kolab Dengan Angka Anda. Salam Jitu Mbah

pengeluaran result colombo bisa anak anak lihat di WWW.COLOMBO4D.COM

Prediksi Togel Sydney 2020 22 Maret

Prediksi Togel Sydney 2020 Ki Mahadana Jitu Saktika ( Mbah Jitu ) membantu anda semua dengan bantuan ritual supranatural shamanisme kuno, bisa menerawang Angka yang bakal keluar untuk semua jenis putaran togel

Prediksi Togel Sydney 2020 22 Maret

ANGKA MAIN :012

COLOK BEBAS : 2/0

KEPALA : 203

EKOR : 4603

BBFS: 012346

TOP TOGEL 2D

01 23 46 03 14 26 02 13 36 04

bih baik angka di atas di bb alias bolak balik.

tidak ada yang pasti di dunia ini , yang pasti hanya milik Subhanahu wa ta’ala

Mbah Hanya memberikan angka angka yang mbah terawang

semoga anak anak mbah selalu di berikan rejeki yang berlimpah, salam kompak untuk semua anak anak mbah yang sudah setia temani mbah dari dulu

Utamakan Prediksi Sendiri , Semoga Prediksi Togel Sydney 2020 Yang Mbah Berikan di atas Dapat Membantu anak anak Semua , Angka Mbah Juga Bisa Di Kolab Dengan Angka Anda. Salam Jitu Mbah

pengeluaran result sydney bisa anak anak lihat di WWW.SYDNEYPOOLSTODAY.COM

Inilah Asal Usul Dan Kebesaran Pusaka Menur

Pusaka Menur, Pusaka Sakti Mandraguna Yang Sangat Mengerikan

Dalam cerita yang berkaitan dengan senjata pusaka di Jawa, dikenal adanya tombak Pusaka Menur yang konon memiliki daya kekuatan yang luar biasa. Tombak yang terkenal memiliki kekuatan yang luar biasa itu tak lain adalah tombak pusaka Kyai Plered dan tombak pusaka Kyai Baru Klinthing. Keduanya memiliki kisah yang sangat terkenal dan berada pada masa bisa dikatakan bersinambungan, yaitu dari jaman Pajang hingga Mataram Islam.

Tombak Pusaka Menur ini dahulunya milik Sultan Hadiwijaya, raja Pajang. Tombak pusaka ini dipinjamkan kepada putra angkatnya yang bernama Danang Sutawijaya saat hendak ingin maju berperang melawan Arya Penangsang ketika terjadi geger Pajang melawan Jipang. Tombak pusaka ini terbukti ampuh karena ternyata mampu merobek perut Arya Penangsang yang terkenal sakti dan tak mempan berbagai senjata tajam.

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

97 97 93 95 28 27 23 18 17 13

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

17 15 19 14 87 85 89 47 45 49

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

56 53 52 59 16 13 12 63 62 69

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

SELASA DAN JUMAT LIBUR

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

58 52 56 18 12 15 16 78 72 75

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

70 72 72 79 40 42 46 10 12 19

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

27 26 25 21 96 97 95 98 86 85

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

37 39 30 17 19 13 10 87 89 83

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

61 69 63 65 71 79 73 21 29 23

SELENGKAPNYA

Tombak kyai Plered ini kemudian menjadi pusaka Kerajaan Mataram saat Sutawijaya mendirikan kerajaannya di Bumi Mentaok, yang sekarang menjadi daerah yang bernama Kota Gede di daerah Jogjakarta. Namun hingga kini, bagaimana ujud dari tombak pusaka ini juga belum ada yang berhasil mendokumentasikannya. Namun dipercaya bahwa tombak pusaka ini masih tersimpan di Kraton Mataram Jogjakarta.

Sedangkan tombak Kyai Baru Klinthing adalah tombak pusaka yang menjadi andalan dari Ki Ageng Mangir, penguasa daerah perdikan Mangiran yang masih keturunan dari penguasa Majapahit. Dalam ceritanya, tombak pusaka Ki Ageng Mangir ini juga memiliki daya kekuatan yang luarbiasa dengan tombak Kyai Plered.

Seorang Patih Mandaraka atau Ki Juru Mertani pun telah mewanti-wanti agar Panembahan Senopati jangan sampai harus beradu laga dengan Ki Ageng Mangir karena mengingat faktor kesaktian tombak Kyai baru Klinthing selain juga kedigdayaan Ki Ageng Mangir yang pilih tanding. Untuk itu maka siasat “mengumpankan” putrinya yang bernama Pembayun untuk meluluhkan hati Ki Ageng Mangir dilaksanakan dengan menyamar sebagai penari keliling (tayub).

Pusaka Menur ini seperti apa ujudnya juga belum ada yang mendokumentasikan. Bagaimana dapurnya atau pamornya juga belum ada yang tahu. Apakah masih tersimpan di Kraton Jogjakarta apa di Surakarta, juga tidak terdengar beritanya.

Sumber: KolektorKeris

Cerita Misteri Deso Gondo Mayit Bagian 3 (Tamat)

Cerita Misteri Deso Gondo Mayit Bagian 3 (Tamat)

Kali ini gua akan lanjutkan cerita Deso Gondo Mayit bagian ke 3 (Tamat) tidak usah menunggu lama lagi langsung saja baca cerita di bawah ini, dan jangan lupa lihat sekliling kalian dulu mungkin kalian tidak sendirian baca cerita ini.

“Kate nang ndi to le”

(mau kemana nak?)

Mas Damar lah yang pertama maju. “Mbah, ngapunten. kulo bade mantok mbah” (mbah, mohon maaf, kami mau pulang)

“Muleh nang ndi” (pulang kemana?)

“Ten griya kulo mbah” (ke rumah saya sendiri mbah)

Si mbah awalnya hanya berdiri, namun perlahan-lahan, tubuhnya tertekuk, lalu membungkuk menatap mereka dengan senyuman paling mengerikan yang pernah mas Erik dan mas Damar lihat seumur hidup.

“Penyakitmu wes waras le?” (penyakitmu sudah sembuh kah nak?)

Mas Damar cukup terdiam lama, disini, mas Erik yang kemudian maju.

“Mbah, panjenengan sinten asline?” (sebenarnya anda itu siapa?)

Saat itulah, senyuman buruk rupa itu menjelma menjadi suara tawa yang membuat mas Erik dan mas Damar menggigil karena ngeri, bulukuduk mereka langsung berdiri, dan dada mereka berdetak sangat kencang.

Deso Gondo Mayit” (Desa perenggut nyawa) kata si mbah, dengan langkah tertatih mendekati mas Erik dan mas Damar yang beringsut mundur, “sopo sing wes melbu Deso iki, ra bakal isok muleh le, wes, nurut’o omong si mbah”

(Saipa saja yang sudah masuk ke desa ini, tidak akan bisa keluar nurut saja sama ucapan saya)

Di tengah keheningan itu. Suara ayam yang lirih itu terdengar semakin sering, “krungu suoro iku le?” (kalian mendengar suara itu nak?)

“Eroh artine?” (tahu artinya)

Mas Erik dan mas Damar masih menjaga jarak dari langkah si mbah,

“Mayit” (Pocong)

Setelah mengatakan itu, seolah ada sesuatu yang membuat perasaan mas Erik dan mas Damar tidak enak.

Benar saja. tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba terdengar suara pintu di banting dengan sangat keras sekali, masalahnya, adalah setelah suara bantingan tersebut.

Gubuk yang terbuat dari bambu itu, serempak terdengar suara gebrakan di semua sisi, si mbah tertawa semakin keras, nyali mas Erik dan juga mas Damar benar-benar di paksa sampai ke titik frustasi, karena tidak ada yang bisa mereka lakukan.

Seolah-olah kejadian ini seperti mimpi belaka. Suara-suara itu mengisyaratkan satu hal, di sekeliling rumah pasti ada sesuatu. Si mbah yang awalnya membungkuk, kemudian mulai terjatuh, terjerembab di atas tanah, dengan mata mendelik, melotot ke arah mas Erik dan juga mas Damar, si mbah mulai merangkak.

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

18 17 15 58 57 51 28 27 25 21

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

14 15 12 19 34 35 39 84 85 89

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

69 67 64 65 19 14 15 49 47 45

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

01 06 09 81 86 89 80 51 56 50

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

16 14 18 15 56 54 58 76 74 75

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

72 70 79 75 52 50 59 42 40 49

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

48 45 46 47 28 25 26 85 86 87

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

12 19 18 10 32 38 30 02 09 08

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

73 71 79 75 63 69 65 21 29 25

SELENGKAPNYA

Kedua kaki si mbah seperti lumpuh, dirinya merangkak hanya menggunakan tanganya, dengan bibir yang komat-kamit entah apa yang di ucapkanya. si mbah terus mendekat.

Mas Damar sudah mulai melantunkan doa, meminta agar sesiapapun bisa menolongnya, mas Erik, hanya terdiam sembari meracau

“jancok!! jancok!!”

Saat itulah, tercium aroma familiar yang seolah menyadarkan mas Erik dan mas Damar, aroma itu adalah aroma Sembujo.

Aroma itu sangat menyengat. Semakin menyengat, suara ramai yang sedari tadi menciutkan nyali mas Erik dan mas Damar perlahan sirna.

“Gok mburi onok lawang rik” (di belakang ada pintu Rik) teriak mas Damar, mereka bergegas lari, dan si mbah masih berusaha mengejar

Di lihatnya kotak yang mas Damar lihat tadi, namun segera dirinya tepis pikiran-pikiran yang masih menyimpan tanda tanya, apa maksud dari kain kafan itu, yang dirinya lihat pertama dari halaman belakang rumah adalah berpetak-petak tanaman singkong.

Aroma sembujo masih tercium menyengat, anehnya, hanya mas Erik yang menciumnya.

“Melok aku Mar” (ikut aku Mar)

Entah terjepit atau apa, mas Erik merasa, aroma ini seperti memberinya jalan, Benar saja, langkah mereka perlahan menuju ke tanah hutan, pepohonan yang sedari tadi menjadi penanda perjalanan mereka kini mulai mereka telusuri. Mas Erik meyakinkan mas Damar, Desa itu di huni oleh Mayat.

Pertanyaanya adalah, kenapa mayat harus di kuburkan lagi.

“Kain kafan Rik. opo onok hubungane?” (kain kafan Rik, apa ada hubunganya?)

Mas Erik terlihat bingung.

“Gok kotak sing nang pawon, akeh kain kafan di tumpuk” (di kotak yang ada di dapur, ada banyak kain kafan)

Mas Erik dan mas Damar masih berpikir, sampai, ia baru sadar, di tempat mereka berdiri. mereka tidak sendirian lagi, dari balik pohon, banyak sekali sepasang mata yang mengawasi, dan setelah di perhatikan lagi, itu adalah sosok pocong, tidak hanya satu pocong namun hampir ada puluhan bahkan ratusan pocong, mas Damar dan mas Erik, terdiam mematung sendiri-sendiri

Mas Damar lah yang mendengar suara-suara mereka, “Tali pocong” “Tali pocong”

“Krungu ora Rik” (dengar apa tidak rik)

“Lrungu opo?” (dengar apa?)

“Tali pocong” (Tali mayit)

Setelah mendengar itu, mas Erik baru paham. “kuburan.” “kuburan mar,”

“Mayit’e tali pocong’e ”

(Tali pocong di mayatnya) “rung onok sing di bukak” (belum ada yang di bukak)

Mereka pun berlari, membiarkan pocong-pocong itu mengikuti, dan yang mengerikan, pocong pocong itu terbang di atas mereka.

“Kuburan’e nang ndi?” (kuburanya dimana?)

“Nang kono” (disana)

“Itu ngapain pocongnya ngikutin gitu mas?” tanya saya yang penasaran.

Mas Damar menatap saya, mencoba berpikir sebelum bilang. “Ini cuma asumsi sih, tapi kayanya ada hubunganya sama mbah mbah yang kami temui” jelas mas Damar,

Mas Erik seperti mengiyakan ucapan mas Damar, di tengah gelapnya hutan, mas Damar dan mas Erik gak berhenti berlari, alasanya, manusia normal mana yang gak ketakutan di ikuti hampir selusin atau lebih kain kafan terbang ke kiri dan kanan sembari mendengar mereka mengatakan tali pocong-tali pocong di sepanjang perjalanan.

Setelah menembus rimbunnya semak belukar dan naik turun di tanah menanjak, mas Erik menunjuk sebuah gubuk satu-satunya. mas Erik tau, gubuk itu penanda kuburan kembar tersebut.

Kenapa di sebut kuburan kembar, rupanya, ada 2 pemakaman yang sejajar dan hanya terpisah oleh pagar bambu.

Pasak yang di gunakan untuk setiap makam pun hanya pasak kayu, yang kebanyakan sudah lapuk tanpa ada penanda sesiapa saja yang di makamkan disana.

Disini keanehan terjadi. pocong yang sedari tadi terbang di atas mereka, tidak ada satupun yang terlihat lagi. Mereka lenyap, meski begitu. Suara ayam yang pernah mereka dengar dari jarak yang jauh, kini terdengar sangat dekat sekali. dekat sekali sampe mas Erik berasumsi, suara ayam itu kemungkinan berasal dari pemakaman ini. Masalahnya, dimana ayam itu sekarang.

Lain hal mas Damar, kini, dirinya bisa menciumnya, aroma sembujo yang hanya tercium di hidung mas Erik, kini tercium juga di hidung mas Damar. “Wangi” kata mas Damar, sembari melihat kesana-kemari, hingga, mas Erik menunjuk sesuatu, gundukan tanah, tempat pemakaman yang pernah mas Erik lihat.

“Gok kunu, mayit sing di kubur mau”

Semakin dekat, suara ayam terdengar semakin jelas, dan benar saja, dari jauh, terlihat seseorang sedang menggaruk-garuk tanah, di sekitarnya, banyak sekali di kelilingi ayam berwarna hitam legam.

“Ayam cemani” kata mas Erik, mereka melihat dari jauh apa yang siluet asing itu lakukan.

“ASU!!” teriak mas Erik saat siluet itu melihatnya. “Lah iku lak si mbah” katanya.

Bukan takut lagi, tapi mas Erik langsung lari, meninggalkan mas Damar yang baru sadar yang di katakan mas Erik benar sekali. si mbah yang sedari tadi tersaruk-saruk, mengejar mereka.

Di tengah kepanikan itulah, aroma Sembujo yang misterius itu tercium lagi, lebih kuat dan mereka berdua bisa menciumnya, sangat jelas sekali, “Jembot!! onok opo seh ambek alas iki” (ada apa sih dengan hutan ini)

Disitulah entah karena kepepet atau apa, mereka malah mendekat, mendekat ke sumber aroma sembujo itu yang padahal mereka berdua tau bahwa itu adalah aroma dari..Wanggul. Namun, setidaknya aroma itu benar-benar membawa mereka ke jalanan yang tidak asing lagi. Mas Damar yang mengikuti mas Erik dari belakang, hanya mendengar, sekelibet suara, suara meraung, keras sekali seperti suara macan. Tanpa memperdulikan apapun dan bagaimanapun, tiba-tiba mereka sudah sampai di tempat yang mereka cari selama ini.

Pos ke dua, disana mereka bisa melihat pagar besi, tempat dimana cagar satwa beroperasi, dengan keringat dingin Mereka mendekat, ada sumber cahaya di dalam, di gedorlah pintu dan keluar pemuda setengah baya, memandang mereka dengan tatapan curiga.

“Sampeyan-sampeyan yang ninggalin KTP di pos 1 yo” (kalian yang ninggalin KTP di pos 1)

Mereka pun mengangguk. Saat itu juga, si petugas melapor. Tidak ada yang tau satupun dari mereka bila bukan karena si petugas yang mengatakan sudah 2 hari sejak pencarian mereka dimulai.

“Goblok. nek kate nggok Purwokerto lapo lewat kene? lewat Mojokerto lak isok seh” (Bodoh!! kalau mau naik ke Purwakarta kenapa lewat sini, kan bisa lewat Mojokerto)

Sudah 2 jam mereka di ceramahi oleh pemuda paruh baya itu, wajahnya tampak sangar seperti sudah lama menahan luapan amarah, mas Erik dan mas Damar hanya diam mengangguk. pasrah. bingung, tidak tau harus mengatakan apa.

Setelah beberapa saat, barulah terdengar suara motor mendekat, dan yang masuk kemudian adalah seorang pria, yang mungkin 10 tahun lebih tua, dirinya hanya mengenakan kaos kutang dengan sarung di lilitkan di tubuhnya.

Wajahnya tidak kalah sangar, dirinya menatap mas Erik dan mas Damar. Kalimat pertama yang dirinya ucapkan bukan luapan amarah seperti penjaga di pos 2, tapi hanya pertanyaan yang membuat mas Damar dan mas Erik diam lama.

“Isih urip to awak awak iki?” (masih hidup ya kalian-kalian ini)

dirinya meneguk kopi di meja, kemudian duduk bersila di depan mereka.

“Wes ceritakno kabeh, nang ndi ae awak awak iki 2 dino iki?” (sudah ceritakan saja, kemana kalian selama 2 hari ini)

“Pak.” kata mas Damar, “Onok Deso yo pak nggok kene” (ada desa ya pak disini)

Terlihat 2 penjaga itu saling melihat satu sama lain.

“Onok” kata si bapak. (ada)

Si bapak terdiam lama, sementara penjaga yang lebih muda tampak bingung, sembari berbisik ia bertanya.

“nang ndi onok deso pak, nek Vila akeh nang kene?!” (dimana ada desa pak, kalau disini Vila banyak pak) kata si penjaga yang lebih muda.”

Sembari menghisap rokok, wajah si bapak tampak tegang. “Opo bener, awak-awak mek wong loro sing munggah liwat kene?” (apa benar kalian cuma berdua saja waktu mendaki disini?)

Mas Erik dan mas Damar mengangguk bersamaan.

“Syukur” kata si bapak. “alas Tr**** iki, pancen angker”

“Biyen, wes terkenal akeh sing tau eroh bahwa nang alas iki, onok enggon sing di arani jeneng’e Petuk Sewu, wit sing keramat, sing kabare onok Deso nang jero’ne kunu, jenenge deso iku. Deso Gondo Mayit”

(Dulu, sudah terkenal bahwa banyak yang pernah lihat kalau ada tempat yang-

Namanya, Seribu Pintu, pohon keramat, yang kabarnya bila di lihat ada desa di dalamnya, desa ini namanya adalah desa Gondo Mayit)

Hembusan asap rokoknya, membuat semua orang yang ada di ruangan terdiam mendengarkan, wajah mereka semua tegang.

“Masalahe, ra onok sing eroh nang ndi wet iki” (masalahnya tidak ada yang tau dimana keberadaan pohon ini)

“Untung’e awak-awak gak keblobok nang deso iki ambi nggowo awak ganjil, sampe iku kedaden, biasane, siji ra isok muleh” (untungnya, kalian tidak terjebak di desa ini, dengan membawa jumblah orang ganjil, kalau sampe itu terjadi, biasanya hanya satu yang tidak akan bisa pulang)

Mas Erik dan mas Damar saling memandang satu sama lain.

“Sak iki aku takon, opo sing mbok rasak’ne sak iki?” (sekarang aku tanya, apa yang kalian rasakan sekarang?)

Disini mas Damar awalnya bingung, apakah dirinya harus bercerita soal kondisi tubuhnya, dan akhirnya dengan bantuan mas Erik, mas Damar menunjukkan area dimana dirinya mendapat musibah.

Si bapak hanya diam, tampak tidak terkejut sama sekali, seperti pernah melihat ini sebelumnya.

Si Bapak menginstruksikan agar mas Damar tidur terlentang, sementara jari-jari kakinya di tarik satu persatu, kurang lebih hampir setengah jam si bapak memijit kaki mas Damar, ajaibnya, Testisnya yang membesar perlahan kembali normal.

“Mene ojok nguyuh sembarangan nggih”

(Besok-besok jangan kencing sembarangan lagi ya)

Setelah percakapan itu, mas Damar dan juga mas Erik berpamitan pulang, saat fajar mulai menyingsing. mas Damar yang pertama pergi, ketika mas Erik akan beranjak, dirinya kembali menemui si bapak, bertanya dengan wajah penasaran.

“Pak, kulo tandet, neng Deso niku, enten si mbah wadon, sing sempet ngejar kulo bade rencang kulo, niku sinten nggih” (pak saya mau tanya sekali lagi, ada wanita tua yang sempat mengejar saya dan teman saya, itu siapa ya)

Wajah si bapak tampak berpikir, kmudian berucap. “Sartih”

“Sartih” kata mas Erik mengulangi.

“Sampeyan tau, kalau pocong itu sebenarnya bisa di ikat sama ilmu hitam, nah Sartih itu hanya sebuah gelar, Pocong bisa di kirim untuk mencelakai siapapun, bisa di gunakan untuk menganggu bisnis orang, nah, Desa tersebut, di miliki oleh si mbah ini”

“Si Mbah niki menungso toh pak?” (si mbah ini manusia dong pak)

Si bapak hanya diam sembari menggeleng, dirinya tidak bisa melanjutkan ini lebih jauh. Sekarang, dari informasi ini, mas Erik mengambil kesimpulan, cara mengikat pocong berarti dengan memegang tali pocongnya.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, berapa banyak pocong yang sudah di ikat, dan kenapa eksistensi Desa ini masih sering muncul.

Sebenarnya, cerita tentang pesugihan pocong bukanlah hal yang baru, banyak cerita tentang pesugihan pocong, mulai dari sebagai pelaris makanan, hingga pembawa balak atau musibah bagi keluarga yang tidak di suka, apapun itu, mungkin ujung dari cerita ini berhubungan satu sama lain dengan desa ini. yang menjadi poin penting disini adalah, jauh di luar akal sehat ini, memang hal-hal ghaib kerab kali menyembunyikan misterinya sendiri.

malam itu. setelah selesai mendengar cerita tersebut, satu yang saya pelajari, pengalaman yang menimpa mereka bener-bener buat saya harus senantiasa waspada dimanapun kita berada, ibarat pepatah. “Dimana bumi di pijak. disitu langit di junjung”

akhir kata, saya mau pamit dan senang sekali bisa berbagi cerita Deso Gondo Mayit dengan kalian. mohon maaf bila ada salah-salah kata dan pengetikan, atau jam ngaret yang kadang saya lakuin karena kesibukan.

Sumber: Threader

Ternyata Ini Tafsir Mimpi Kaya Raya Menurut Primbon

Tafsir Mimpi Kaya Raya Menurut Prinbon

Tafsir Mimpi Kaya Raya. Siapa yang tidak ingin mimpi menjadi orang kaya? Setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki keinginan untuk menjadi orang kaya. Pilihan ada ditangan masing-masing orang, mau menjadi orang kaya atau menjadi orang susah atau miskin.

Hal tersebut menjadi motivasi bagi kita untuk lebih giat dalam bekerja, belajar lebih keras, rajin belajar, dan juga memastikan arah kemana harus kita harus melangkah agar lebih baik dari hari kemarin atau sebekynbta.

Mimpi kadang bukan hanya sekedar bunga tidur saja, tetapi merupakan suatu pertanda bagi kehidupan kita baik itu pertanda baik ataupun pertanda buruk. Tafsir Mimpi Kaya Raya ini bisa kita jadikan sebagai pedoman positif.

Impian setiap orang memang begitu indah, namun hidup tidak semudah itu karena disamping itu banyak sekali aspek (pengaruh) yang bisa mendorong dan menyeret kita.

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

58 57 53 28 27 25 23 98 97 93

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

29 23 28 25 19 13 15 39 38 35

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

87 82 81 89 17 12 19 62 67 69

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

60 65 69 80 85 86 89 70 79 76

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

15 14 18 05 04 08 75 74 78 71

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

06 09 08 02 76 78 72 26 29 28

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

45 46 48 47 25 26 28 27 75 76

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

54 50 59 53 04 09 03 34 30 39

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

73 75 79 76 43 45 49 26 25 29

SELENGKAPNYA

Meksi banyak cobaan yang harus kita lalui selalu ada jalan yang baik dari bantuan orang terdekat atau pasangan kita untuk menjadi orang kaya.

Arti mimpi menjadi orang kaya?

Beberapa arti mimpi menjadi orang kaya yang dapat diartikan menjadi salah satu pedoman baik ataupun buruk untuk kehidupan kita:

  • Mimpi menjadi orang kaya = Kamu akan mengalami kegagalan dalam jangka waktu yang lama.
  • Mimpi dikasih uang oleh orang kaya = Kamu akan bertemu dengan seseorang yang dapat membantu membukakan jalan kesuksesan untuk anda.
  • Mimpi bertemu dengan orang kaya = Kamu akan sukar dalam bekerja ataupun berusaha.
  • Mimpi menghamburkan banyak uang = Kamu akan banyak bantuan dari orang terdekat.
  • Mimpi mendapatkan warisan orangkaya = Akan dapat kesialan dalam waktu yang sangat  dekat.

Dilihat dari beberapa Tafsir Mimpi Kaya Raya menjadi orang kaya diatas dapat kita simpulkan tidak selamanya menjadi orang kaya itu akan melalui hal-hal yang tidak baik (buruk). Pasti selalu ada jalan keluar entah itu dari teman, sahabat ataupun orang yang tidak kita kenal. Yang terpenting adalah jangan sampai kita merusak kepercayaan seseorang apa yang telah dibangun selama ini.

Sumber: TafsirMimpi

Ilmu Pelet Semar Mesem, Pelet Wanita Jarak Jauh Paling Ampuh

Ilmu Pelet Semar Mesem, Pelet Wanita Jarak Jauh Paling Ampuh

Ilmu Pelet Semar Mesem tentu sudah tidak asing lagi. Ilmu Pelet ini begitu legendaris, sangat ampuh digunakan untuk memikat lawan jenis. Khususnya memikat hati wanita. Banyak pria gagal mendapatkan cinta seorang wanita idaman, karena mereka tidak tahu cara ampuhnya. Dan disinilah Anda akan menemukan cara mudah memikat wanita cantik, yaitu melalui pelet semar mesem.

Ilmu Pelet Semar Mesem pemikat wanita ini bahkan bisa diamalkan secara jarak jauh. Berapapun jarak antara pria dan wanita yang diidamkannya, pelet ini bekerja dengan sangat baik. Terlebih, mantra semar mesem ini tidak menggunakan laku tirakat puasa. Juga tanpa pantangan apapun.

Berikut bunyi amalan Doa Semar Mesem pemikat wanita, perhatikan selengkapnya!

Bunyi Amalan Doa Semar Mesem Pemikat Wanita
“BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM…
ASIH PENGASIHANKU AJIAN SEMAR MESEM INGKANG MARAI KASENGSEM KATRESNANKU…. (Sebut Nama Target)
TEKO WELAS ASIH MARAK SLIRAKUANGIN NANGISI MARANG SLIRAKU
ORA ISO TURU TAK BANTALI ATIKU, TAK KEMULI SUKMAKU
KETEMU SAJRONING IMPEN-IMPENKU TANGI KINTHIL MARANG SLIRAKU
SAK TEKAKU KINASIHAN, SAK LUNGAKU TETANGISAN, TEH NGGARETEH PUYENG DADI GENDHENG MARANG SLIRAKU

 

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

57 58 53 59 97 98 93 27 28 29

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

34 31 39 38 14 19 18 84 89 81

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

10 19 18 15 80 89 85 50 59 58

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

SELASA DAN JUMAT LIBUR

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

10 19 17 18 70 78 79 80 89 87

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

50 56 54 52 40 46 42 20 26 24

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

41 45 43 47 15 13 17 25 23 27

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

04 02 09 06 24 29 26 64 62 69

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

93 92 96 98 63 68 62 83 82 86

SELENGKAPNYA

Cara Mengamalkan Mantra Semar Mesem Pemikat Wanita
Ketika malam hari, lakukan sholat hajat 2 rakaat. Setelah itu baca surat Al Fatihah 3 kali, wiridkan doa WIRID PENGASIHAN berikut :

Yaa Rahman 101 kali
Yaa Rohiim 101 kali

Mantra Doa Semar Mesem pemikat wanita ini bisa Anda baca ketika hendak berkomunikasi dengan target. Jika Jarak dekat, Anda bisa membacanya ketika bertemu dengan target. Bacalah sebanyak 3 kali dan akhiri dengan surat Al Fatihah 3 kali juga.

Selain cara cara tersebut, Anda pun harus mendekati wanita idaman Anda. Bisa melalui telepon, SMS atau pun media komunikasi lainnya. Berikan perhatian yang baik, menjadi pribadi yang baik, pelajari sikap wanita tersebut. Ketahui juga hal apa saja yang tidak disukainya, dan jangan lakukan hal hal tersebut. Meski begitu, tidak boleh Kalian menghubunginya setiap saat, karena semakin wanita dikejar dia akan semakin menjauh.

Demikian mengenai Ilmu Pelet Semar Mesem pemikat wanita yang dapat mbah sampaikan, semoga bermanfaat untuk Anda.

Sumber: KangRizalSpiritual

Dijamin Manjur! Doa Meluluhkan Hati Wanita

Doa Meluluhkan Hati Wanita Yg Kita Cintai Berbalik Mencintai Kita

Doa Meluluhkan Hati Wanita. Cinta memang tidak selalu mulus seperti apa yang kita inginkan. Kadang kisah cinta kita sangat pedih, kadang sesuai apa yang kita inginkan, kadang memberi kebahagiaan lebih tapi kadang juga pahit. Misalnya saja jika kita mencintai wanita namun wanita itu tidak memiliki perasaan yang sama dengan kita. Apalagi jika si wanita malah mencintai orang lain, tentunya sebagai manusia kita tidak boleh menyerah dalam memperjuangkan cinta. Terus lah perjuangkan pasti Anda akan meraih apa yang diinginkan.

Misalnya saja melalui kekuatan doa hati wanita yang dicintai, sebuah Doa Meluluhkan Hati Wanita sehingga mudah kita taklukkan hatinya. Bahkan wanita yang awalnya tidak suka menjadi suka, wanita yang awalnya tidak cinta kepada kita pun berbalik mencintai kita. Bahkan jika sebelumnya dia sudah memiliki pacar/ kekasih sekalipun.

Lama ke lamaan, energi dari doa hati wanita yang kita cintai ini akan merasuk ke dalam sukma si wanita yang kita inginkan tersebut dan berbalik mencintai kita. Tentu jika anda mengamalkan doa ini dengan istiqomah, serius dan penuh ketulusan hati.

Adapun doa hati wanita yang dicintai ini mbah dapatkan dari seorang pakar ilmu spiritual asal Kudus Jawa Tengah. Ingin tahu amalan lengkapnya? Mari baca terus artikel berikut ini!

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

57 58 53 59 97 98 93 27 28 29

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

34 31 39 38 14 19 18 84 89 81

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

10 19 18 15 80 89 85 50 59 58

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

SELASA DAN JUMAT LIBUR

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

10 19 17 18 70 78 79 80 89 87

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

50 56 54 52 40 46 42 20 26 24

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

41 45 43 47 15 13 17 25 23 27

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

04 02 09 06 24 29 26 64 62 69

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

93 92 96 98 63 68 62 83 82 86

SELENGKAPNYA

Amalan Doa Meluluhkan Hati Wanita Yang Kita Cintai
“ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA BI HAIBATI ‘ADHAMATIKA WABI SATHWATI JALAALIKA AN TAJ’ALA MAHABBATII FII WALBII…… (Sebutkan nama wanita yang Anda inginkan) WA ALQIL MAHABBATA WAL MAWAD DATA FII QALBIHI WA ‘ATHTHIFHU’ ALAYYA BI FADHLIKA YAA KARIIM,WASHALLALLAHU ‘ALAASAYYIDINAA MUHAMMADIUW WA’ALAA AALIHI WA SHAHBIHI WASALLAM.”

ARTINYA :

“Ya Allah,sesungguhnya aku minta kepada-Mu berkat wibawa keagungan-Mu dan amukan keluhuran-Mu agar Engkau jadikan kecintaanku di dalam hati ….. (Sebutkan nama wanita yang anda inginkan) dan resapkan kecintaan dan kasih sayang di dalam hatinya, dan cenderungkan dirinya kepadaku dengan anugerah-Mu. Wahai Dzat yang Mulia. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw,keluarganya dan sahabat-sahabatnya. Amin.

Cara Mengamalkan Doa Hati Wanita
Adapun untuk Anda yang ingin merasakan dahsyatnya energi dalam Doa Meluluhkan Hati Wanita Yg Kita Cintai ini, maka Anda harus mengamalkannya dengan tata cara berikut :

Lakukan sholat sunnah hajat 2 rakaat. Waktu paling tepat melaksanakan solat hajat ini adalah sekitar pukul 3 pagi dan setelah itu dilanjutkan dengan sholat tahajud 2 rakaat.
Setelah salam, setelah melaksanakan sholat hajat dan tahajud, silahkan Anda baca tasbih (SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAH WA LAILAAHAILALLAHU ALLAHU AKBAR) sebanyak 100 kali.
Setelah itu baca Doa Meluluhkan Hati Wanita Yang Kita Cintai diatas sebanyak 33 kali.
Setelah itu, akhiri dengan membaca surat Al Fatihah 3 kali, surat Insyiroh 77 kali.
Lakukan secara berturut turut selama 7 hari, insya Allah akan ada perubahan yang terjadi.

Jika Anda mengamalkan dengan sungguh sungguh dan berniat baik untuk menikahi wanita tersebut maka insya Allah akan dikabulkan oleh-NYA. AMIN. Demikian mengenai amalan Doa Meluluhkan Hati Wanita, semoga bermanfaat untuk Anda. BAROKALLAH.

Sumber: Masrukhan

Asal Usul Terciptanya Pusaka Keris Mpu Gandring

Asal Usul Terciptanya Pusaka Keris Mpu Gandring, Pusaka Legendaris Yang Sangat Di Incar

Pusaka Keris Mpu Gandring. Begitu mendengar kata Empu atau Mpu apa yang ada di pikiran anda? Tepat! Seorang yang sangat pandai dalam membuat senjata. Biasanya berupa pusaka keris atau benda tajam lainnya. Empu dianggap sebagai orang yang sakti dan mampu membuat senjata mematikan dalam waktu yang relatif singkat. Seperti yang dilakukan oleh Empu Gandring. Seorang pembuat senjata yang tenar di era Kerajaan Singasari.

Empu sebenarnya bukan orang yang membuat keris saja. Sejatinya dirinya adalah orang yang memiliki kekuasaan besar. Memiliki kepemilikan atas banyak tanah dan harta. Terpenting lagi, seorang Empu biasanya orang-orang yang sangat terpelajar. Seperti halnya Empu Gandring yang merupakan orang pandai di zamannya.

Berikut kisah Empu Gandring yang pernah membuat Pusaka Keris Mpu Gandring paling sakti se-nusantara. Bahkan memiliki kutuk mematikan yang masih menjadi misteri hingga sekarang!

Tempat Tinggal Empu Gandring

Empu Gandring adalah sebutan orang yang sangat pandai membuat senjata di daerah Lulumbang (Plumbangan), sebelah utara Kota Wlingi, Blitar. Di tempat ini dirinya banyak membuat senjata yang merupakan pesanan dari banyak petinggi yang berkuasa di kawasan Jawa Timur. Dikisahkan dalam Pararaton atau kitab raja-raja, Ken Arok sedang mencari senjata ampuh untuk membunuh majikannya yang bernama Tunggul Ametung. Akhirnya dirinya dikenalkan kepada Empu Gandring oleh Bango Samparan yang merupakan ayah angkat Ken Arok.

Bango Samparan yang tinggal di Karuman (Garum, Blitar) membawa Ken Arok menemui Empu Gandring. Pria yang terobsesi dengan kekuasaan Singasari tersebut, akhirnya memesan keris yang bisa membunuh orang dalam sekali tusuk. Empu Gandring akhirnya menyetujui permintaan tersebut dan berjanji akan membuatnya dalam waktu setahun. Saat itu tiba Ken Arok bisa kembali ke Lulumbang untuk mengambil keris saktinya itu.

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

89 81 86 84 69 61 64 49 41 46

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

94 96 93 91 34 36 31 14 16 13

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

83 82 81 89 13 12 19 93 92 91

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

04 03 06 09 34 39 36 64 63 69

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

25 24 28 45 48 49 95 94 98 29

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

90 98 97 96 70 78 76 60 68 67

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

26 20 28 24 86 80 84 46 40 48

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

60 67 64 62 40 47 42 20 27 24

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

39 31 37 34 19 17 14 49 41 47

SELENGKAPNYA

Empu Gandring Tak Menyelesaikan Keris Ken Arok

Membuat keris bukan perkara mencetak logam menjadi sebentuk senjata. Perlu ada ritual khusus seperti puasa hingga pemilihan bahan yang sangat tepat. Empu Gandring berjanji akan menyelesaikannya dalam setahun. Namun Ken Arok datang dalam tempo lima bulan setelah kunjungannya. Tentu saja keris belum selesai dengan sempurna.

Mengetahui hal ini Ken Arok marah-marah. Dirinya tak mau tahu, bagaimana membuat sebuah keris yang sakti hingga dalam sekali tusuk lawan bisa meregang nyawa. Empu Gandring pun juga tak kalah murka. Membuat keris butuh ketelatenan dan kesabaran. Namun Ken Arok terlalu kuat untuk dihadapi hingga Empu Gandring akhirnya membiarkan keris yang belum dirinya selesaikan dibawa oleh Ken Arok.

Kematian Empu Gandring dan Sebuah Kutukan Mematikan

Adu mulut antara Ken Arok dan Empu Gandring akhirnya menjadi petaka. Keris yang dibuat dengan susah payah oleh Empu Gandring justru digunakan untuk menusuk tubuhnya. Ken Arok melakukannya karena terbawa emosi dan ambisi. Meski belum selesai dengan sempurna, keris nyatanya sudah menampakkan kesaktiannya hingga Empu Gandring mati di tempat.

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Empu Gandring yang terkenal sangat sakti akhirnya membuat sebuah kutukan. Keris yang telah dibuat itu nantinya akan membunuh tujuh keturunan Ken Arok termasuk dirinya sendiri. Mendengar hal tersebut, Ken Arok tak peduli hingga dirinya memutuskan kembali ke Tumapel untuk merebut kekuasaan Tunggul Ametung.

Orang-Orang yang Terbunuh Oleh Keris Sakti Empu Gandring

Kutukan Empu Gandring ternyata tak sepenuhnya bekerja. Tak semua keturunan Ken Arok terbunuh oleh keris yang telah dikutuk itu. Beberapa orang mengatakan jika Tohjaya, anak dari Ken Arok terbunuh oleh keris tersebut. Namun faktanya, anak itu terbunuh akibat lembing dan tewas akibat banyaknya luka-luka di tubuh.

Keris yang dibuat belum selesai ini hanya mampu membunuh enam orang saja hingga akhirnya menghilang. Mereka adalah Empu Gandring si pembuat, Kebo Ijo yang merupakan rekan Ken Arok, Tunggul Ametung, Ki Pengalasan, Anusapati, dan Ken Arok sendiri. Saat ini keberadaan keris yang memakan banyak orang hebat itu tak diketahui. Ada yang mengatakan keris itu lenyap dalam kawah Gunung.

Itulah kisah tentang Pusaka Keris Mpu Gandring yang menjadi legenda di masyarakat. Menurut anda, keris seperti ini masih ada atau tidak di era modern seperti ini? Dan adakah Empu Gandring baru yang mampu membuat senjata hebat? Kelud. Ada juga yang mengatakan jika keris itu terpendam dalam tanah dan menunggu pemilik barunya mengambil.

Sumber: PusakaDunia

Cerita Misteri Desa Gondo Mayit Bagian 2

Cerita Misteri Desa Gondo Mayit Bagian 2, Dijamin Bikin Tegang

Kali ini mbah akan melanjutkan tentang Desa Gondo Mayit yang sebelumnya pernah mbah cerita, tidak usah menunggu lagi langsung baca saja cerita di bawah ini.
Umumnya, memang sering terdengar kabar, bahwa penghuni atau kasarnya, penunggu-penunggu di dalam hutan adalah korban-korban kecelakaan atau bencana-bencana yang tidak umum, kini setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri, Erik akhirnya tau, bahwa mereka itu memang nyata, Damar sudah kembali, mereka pun melanjutkan perjalanan, rencananya sendiri, mereka harus sudah menempuh setengah dari jalur pendakian, yang menurut Damar bila di lihat dari lama jam mereka berjalan, tidak jauh lagi.
Erik lebih sering diam. hal ini membuat Damar mulai penasaran.  Asap rokok mencoba mencairkan suasana, namun Erik lebih memilih diam, sesekali dia mencuri pandang ke belakang yang jelas-jelas tidak ada siapapun kecuali Damar.

“Onok opo Rik?” (ada apa Rik?)”Gak onok” (gak ada)

Damar tahu, Erik sedang berbohong.  Barulah, ketika sampai di tanah lapang, yang artinya pos kedua atau tempat yang biasa di gunakan sebagai penakaran satwa sudah mulai dekat, Erik baru membuka suara.

“Onok kuntilanak Dam”Kaget, namun Damar tidak mencoba menanggapi, ia hanya melihat Erik lebih pucat.  Seteguk air dalam botol setidaknya mampu menenangkan hati Erik, setelah di rasa cukup dan Erik menjadi lebih tenang, seusai cerita bagaimana dirinya melihat makhluk tersebut.

Damar yang sekarang memimpin, disinilah, keanehan itu terjadi. Pos yang seharusnya tidak jauh dari tanah lapang, tidak ada 
hampir 2 jam, Damar dan Erik hanya berada di area itu dan itu terus, hal ini, membuat mereka akhirnya berpikir buat menginap disana, terlepas dari apa yang mereka alami malam ini, mereka memutuskan untuk pasrah, sampai terdengar suara langkah kaki menghentak, dan sontak mereka langsung terjaga  di ikutilah suara ramai itu. disanalah, Erik dan Damar melihatnya.
Orang-orang berjalan berjejeran, seolah ada sesuatu yang sedang mereka kerjakan, sampai mata Erik dan Damar tertuju pada barisan yang paling depan, disanalah mereka baru sadar, ada Perkuburan mayit.  Untuk apa, orang-orang menguburkan jenazah pada malam buta seperti ini. setidaknya itu yang Damar dan Erik pertama kali pikirkan. Sampai baru mereka sadar.
“Bagaimana mungkin ada penguburan jenazah di tengah hutan?”
 
Keganjilan itu sebenarnya sudah di rasakan sedari awal masuk ke dalam hutan, mas Damar dan juga Erik hanya diam sembari memandangi rombongan itu semakin jauh, hingga akhirnya, kehadiran mereka benar-benar lenyap di telan kegelapan hutan. Di tengah perasaan campur aduk itu, tiba-tiba mas Damar mengeluh kesakitan, sebenarnya sedari tadi mereka berjalan menempuh medan berat itu, di bagian selangkangan mas Damar terasa nyeri namun dirinya mencoba menahanya, puncaknya, ketika mas Erik mengajak untuk lanjut, tiba-tiba mas Damar mengeluh tidak bisa melanjutkanya, di ceritakanlah kondisinya, dan ketika di periksa apa yang terjadi, mas Damar gak tau lagi harus ngomong bagaimana kondisinya ke mas Erik.

“Yo opo Mar, isok lanjut ora?” (gimana Mar, bisa lanjut apa tidak?)

Mas Damar memanggil Erik, memintanya mendekat sembari menceritakan keluhanya, dan ketika dia menunjukkan kondisinya saat itu, mas Erik hanya bisa melotot gak percaya atas apa yang dia lihat.

“Jancok, kenek opo koen?” (sialan, kenapa dengan kamu ini?) tanya mas Erik, matanya fokus melihat sesuatu yang ganjil tersebut.

Mas Damar hanya diam, wajahnya sudah pucat, jangankan menjawab pertanyaan Erik, kapan dan bagaimana ini terjadi saja, mas Damar saja tidak tahu.”Gak eroh Rik” (gak tau Rik) 

Melihat kondisi mas Damar seperti itu, mas Erik akhirnya menyuruh mas Damar bersandar di pohon, pikiranya fokus ke rombongan yang tadi lewat, jin atau bukan, mas Erik harus memanggil mereka, agar mas Damar dapat segera tertolong.

Tidak hanya itu, hal seperti ini baru pertama kali mas Erik hadapi, bagaimana bisa terjadi hal-hal seperti ini, padahal mereka tidak lupa berdoa agar di lancarkan semuanya, tapi, kok bisa testisnya si Damar membesar seperti itu, besarnya sendiri nyaris sama seperti kepalan tangan yang menggenggam.

Mas Erik cuma berpikir satu hal, pasti Jin gunung yang melakukanya.
Mas Erik pun meninggalkan mas Damar seorang diri, dirinya berlari menembus semak belukar, menuju ke rombongan yang sudah hilang lenyap di tengah kegelapan. Ada hal yang aneh dan entah mas Damar dengar atau tidak tapi mas Erik yakin, tadi ketika mereka mengintip rombongan itu, dirinya mendengar suara gamelan yang di dengungkan. Hal itulah yang membuat mas Erik tidak berani bicara, karena fokus mendengar alunan dari gamelan yang di pukul.

Tidak hanya itu, ekspresi wajah dari iring-iringan itu, tidak satupun menunjukkan wajah sedih atau bersimpati, sebaliknya, wajah-wajah itu, sumringah seperti sedang mengadakan pesta.

Lalu, keranda mayit yang di pinggul pun asing, biasanya di tutup dengan kain hijau tua, namun yang mas Erik dan Damar lihat, keranda mayit itu di tutup dengan kain hitam lengkap dengan bunga melati terajut sebagai pengiringnya.

Hal-hal itu yang di jadikan mas Erik patokan, semoga dirinya masih bisa mendengar iring-iringan musik gamelan, dan semoga mereka memang manusia berlari kurang lebih 10 menit dan semakin jauh lokasinya dari mas Damar yang masih menahan nyeri, Mas Erik sadar, rombongan itu sudah lenyap, menyisahkan tanda tanya, bagaimana bisa mereka berjalan santai dengan gendong mayit di medan yang naik turun seperti ini.
Putus asa, mas Erik akhirnya menelusuri jalanya lagi, kembali, ke tempat dimana mas Damar tak berdaya. Dirinya berharap segera selesai dan keluar dari area belantara ini. Rupanya ketika kembali, mas Erik kaget saat di hadapanya, mas Damar tidak sendirian, di depanya, ada nenek-nenek tua, di punggungnya, dirinya memanggul kayu bakar. Desa Gondo Mayit
Terlihat dari jauh, mas Damar tampak mengobrol dengan sosok asing itu, membuat mas Erik bertanya-tanya, ragu, lalu mendekat 

saat itulah baru di ketahui nenek itu adalah warga lokal, dirinya tinggal di desa tidak jauh dari tempat mereka berada, nenek itu menawarkan tempat persinggahan, sekaligus memberitahu bila apa yang terjadi pada mas Damar adalah akibat dari “Weltuk”

“Nopo niku?” (apa itu?) tanya Erik disitulah si nenek yang mengaku bisa menyembuhkan mas Damar bercerita, Weltuk itu adalah Demit (lelembut) penunggu sungai yang marah sama mas Damar karena tanpa sengaja, mas Damar sudah mengencinginya.

Akibatnya, mas Damar di selentek (di keplak) area kemaluanya, ragu dan khawatir awalnya, ketika si nenek yang di panggil mbah dok itu menawarkan mas Erik dan juga mas Damar untuk mengikutinya ke desa tempat dirinya tinggal.
Tapi karena keadaan saat itu benar-benar darurat, memaksa mas Erik akhirnya setuju, di boponglah mas Damar, dengan kondisi itu 
selama perjalanan, si nenek bercerita banyak hal, salah satunya menjelaskan permisi kalau mau buang hajat atau apapun, mereka tidak terlihat bukan tentu tidak ada, meskipun hanya sekedar ijin dengan suara berbisik pun, mereka bisa mendengar, termasuk Wanggul yang sekarang mengikuti mas Erik.

Kaget. mas Erik kemudian bertanya dengan muka ngeri. “Wanggul apa mbah?”Si nenek berhenti, melihat jauh ke belakang, disana dirinya menunjuk.

“Hantu wanita yang mati karena kecelakaan, lehernya patah, dan dari tadi dirinya ngikutin kamu. Wangi apa yang kamu cium?”

Mas Erik pun mengatakanya. “sembujo”

Si Nenek mengangguk. “ra popo nek sembujo, gorong ambu batang yo kan, nek iku baru bahaya” (tidak apa-apa kalau wangi sembujo, kalau bau bangkai, nah itu baru berbahaya)

(Sebenarnya, kata mas Erik, bahasanya si nenek ini jawa halus, tapi karena saya gak bisa, pake bahasa jawa halus, pake bahasa suroboyoan aja ya. mohon maaf)

“Trus yok opo mbah, sampe kapan kulo bakal di tut’i” (lalu bagaimana mbah, sampai kapan saya akan di ikuti)

“Bar engkok ngaleh dewe” (biarkan saja, nanti juga pergi sendiri) jelas si mbah.

Benar rupanya, di depan, terlihat sebuah desa, namun, desanya ini, tidak terlalu besar rumah-rumahnya terbuat dari anyaman bambu, pokoknya, sangat jauh berbeda dengan kondisi rumah jaman sekarang yang di bangun dengan bata dan jiuga semen.

Tepat di sudut rumah paling ujung, gentingnya terbuat dari ranting dengan di tutup daun kelapa kering, si mbah mempersilahkan masuk.

“Turokno kunu sek kancamu” (tidurkan dulu temanmu disitu)

Si mbah masuk ke ruangan dalam, sedangkan mas Erik dan Damar di tinggal di teras rumah, ada bangku besar untuk merebahkan badan mas Damar, mas Erik masih gak habis pikir, hanya karena kencing bisa jadi seperti ini.

Selidik demi selidik, mas Erik melihat kesana-kemari, tatapanya menyapu dari rumah ujung ke ujung, hanya ada 13 atau kurang rumah disini, dan sebelumnya dirinya tidak pernah dengar di daerah ini ada sebuah desa.

Namun, tengah malam seperti ini, desa ini sunyi dan sepi, cukup membuat ngeri si mbah keluar, di tanganya, ada kendi, “Ngumbi iki, trus pas ngumbi ngadep kidul ben penyakite minggat nang kidul yo le” (minum ini lalu pas minum nanti menghadap ke arah selatan, biar penyakitnya pergi ke selatan ya nak)

Berusaha keras untuk berdiri, mas Damar menenggak air tersebut

“Sak iki mlebu ae nang omah, ojok metu sek, ben balasado’ ne ngalih disek,” (sekarang masuk rumah, jangan keluar dulu, biar bencananya bisa pergi)

Mas Erik tidak paham maksud si mbah saat mengatakan balasado, namun mas Erik mengiyakan tawaran tersebut, kali ini mereka yakin, mbah yang menolong mereka mungkin memang manusia asli.

Di dalam rumah, persis seperti yang di bayangkan mas Erik, rumah desa yang benar-benar seperti pedalaman, tidak mungkin ada listrik, bahkan peralatanya semua benar-benar sangat lawas, mas Damar sudah tertidur lelap setelah di persilahkan untuk istirahat, saat itulah, kaget bukan main, mas Erik mendengar suara gamelan tersebut.
Sekarang mas Erik baru paham, mungkin rombongan itu adalah rombongan orang-orang desa ini, namun, kenapa musik gamelanya seperti dekat sekali si mbah menuju ke pintu dan membukanya, di depanya ada anak kecil, wajahnya sangat pucat, dan ekspresinya tidak menyenangkan, semakin di pandang, membuat hati mas Erik jadi gelisah sendiri.
Si mbah tampak mengobrol lama, mencoba mencuri dengar, mas Erik hanya mendengar kalimat patah-patah 

kalimat yang di dengar mas Erik hanya. “wayahe. sedo, Bolo, Randak” (giliran. Mati, Saudara, Ilmu)

Habis itu, pintu di tutup, si mbah kembali masuk dan mengambil kain, lalu menutup kepalanya dengan kain itu, disana, mas Erik pun bertanya.

“Bade pundi mbah?” (mau kemana mbah?) 

Saat itulah si mbah menawarkan mas Erik apakah mau ikut atau tidak. Tawaran itu awalnya membuat ragu mas Erik, karena dirinya harus menjaga mas Damar, tapi ada keinginan besar yang membuat penasaran, terutama bila melihat wajah anak pucat tersebut.

Seperti ada sesuatu yang ganjil, mas Erik pun ikut, setelah lama menimbang-nimbang keputusan. Rupanya, mas Erik di bawa di sebuah rumah, di depanya banyak orang yang sudah menunggu.

Benar dugaanya, ada gamelan yang di tabuh di antara kerumunan itu, tidak beberapa lama, pandangan mas Erik menuju ke pintu rumah, keluar 4 lelaki setengah baya, mereka mengangkat keranda mayit, yang membuat mas Erik tidak nyaman. dalam pikiranya dirinya bertanya-tanya. Tadi bukanya sudah melakukan prosesi pemakaman, kok di adakan pemakaman lagi.
Disanalah, si mbah yang memimpin, dirinya berjalan di barisan depan.  Karena sudah setengah jalan, mas Erik pun terpaksa mau tidak mau harus ikut. Di sepanjang perjalanan yang naik turun, tampak wajah-wajah itu menunjukkan ekspresi sumringah.
Hal-hal ganjil seperti itu yang membuat mas Erik gak habis pikir. Namun dirinya mencoba menahan diri.  Sampailah mereka di sebuah tempat, ada 2 tanah lapang yang kesemuanya sama, pemakman kembar, setidaknya itu yang terlihat. si mayit sudah di turunkan dan ketika keranda di buka, mas Erik hanya diam bengong melihat sesiapa yang akan di makamkan hari ini.

rupanya, yang akan di makamkan malam ini adalah, bocah yang tadi berdiri di depan pintu si mbah.

“Jancok lah” batin mas Erik, seolah gak percaya apa yang dirinya lihat, semakin di lihat, wajahnya semakin sama persis dengan apa yang mas Erik saksikan.

Tidak mungkin ia salah lihat. Sata yang dengar mas Erik cerita menatap bingung. “maksude yo opo mas, cah sing di kubur iku podo mbek cah sing nggedor lawang mbah iku?” (maksudnya gimana mas, anak yang di kubur itu sama persis sama anak yang gedor pintu itu kah?)

Mas Erik menghisap rokoknya, lama, lalu, mengangguk

“Ra mungkin” (gak mungkin) kata saya mencoba berkilah, namun sanggahan saya hanya di jawab dengan wajah murung mas Erik, gak cuma itu, mas Damar yang terkenal realistis pun hanya diam, matanya tertuju pada segelas kopi yang mulai dingin.

Malam melanjutkan ceritanya. Mau tidak mau, mas Erik menyaksikan prosesi pemakaman itu, di tengah pemakaman, mas Erik melihat gelagat yang sangat aneh, dimana, semua orang tampak sedang menari-nari, beberapa bernyanyi dengan nada gamelan mengalun-alun, yang lebih membuat mas Erik tidak bisa mengerti, adalah si bocah, di kubur dengan mata yang masih terbuka lebar.

Saya gak bisa bedain antara mau ketawa atau menahan ngeri mendengar cerita mas Erik.

“Piye maksude mas, cah iku wes mati opo durung asline” (gimana sih maksudnya, itu anak sudah mati apa belum sebenarnya?)

Mas Erik masih diam lama, kemudian mas Damar memotong cerita mas Erik.

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

30 39 39 37 20 29 27 70 72 79

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

52 57 54 51 42 47 41 51 57 52

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

01 03 09 08 31 39 38 81 83 89

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

37 31 30 38 07 01 08 87 81 80

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

30 38 36 35 60 68 65 50 58 56

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

63 64 67 61 43 47 41 13 17 14

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

84 87 83 81 34 37 31 14 17 13

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

13 14 19 18 93 94 98 83 84 89

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

10 12 14 17 40 42 47 70 72 74

SELENGKAPNYA

Hening, sepi, sunyi, setidaknya itulah yang di rasakan mas Damar, dirinya terbangun meski mata masih terkantuk-kantuk. Di lihatlah kesana-kemari, ia baru ingat, ia baru saja terlelap di atas ranjang rumah seseorang.

Seorang wanita tua yang menawarkan rumahnya. Di carinya mas Erik namun tidak di temukan kawan seperjalananya ini.

Maka, dengan tatapan kebingungan sekaligus penasaran, kemana semua orang pergi. mas Damar, mencoba memanggil-manggil mas Erik, namun tak kunjung ada jawaban, begitu juga dengan wanita tua itu. Dengan keadaan masih linglung, ia melihat kondisinya, ukuran Testisnya yang belum normal, namun jauh lebih baik di bandingkan beberapa saat yang lalu.
Mas Damar berdiam diri sebentar, di lihatnya langit-langit dari teras rumah, masih gelap. ucapnya dalam hati. artinya, 1 malam belum terlewati.

Mas Damar pun kembali masuk ke rumah yang lebih terlihat seperti gubuk itu. sampai, dirinya merasa penasaran dengan ruangan dalam milik si wanita tua tersebut.Dengan perlahan, mas Damar mendekat, di dalam rumah, mas Damar mencium bebauan yang familiar, rupanya itu adalah bau dari daun sirih yang di gunakan wanita tua itu. bagaimana mas Damar tau bebauan itu, karena rupanya, mas Damar sudah sering menciumnya di rumah mbah buyutnya yang juga menggunakan itu tuk pembersih gigi tangan mas Damar cekatan memeriksa rumah itu. Meski tidak sopan, rasa penasaran mas Damar begitu besar, matanya sibuk mengawasi ini itu, sampai, pandanganya menangkap sebuah kotak dengan ukiran majapala, sebuah ukiran khas jawa, mas Damar pun, mendekat.

Pelan, pelan, pelan. Rupanya, kotak itu tidak di kunci, dengan leluasa mas Damar pun mengangkatnya, namun, perasaan mas Damar mendadak tidak enak, bebauan yang awalnya di dominasi bebauan daun sirih tiba-tiba lenyap begitu saja, berganti menjadi bebauan seperti kentang atau umbi kayu yang sudah di bakar semua orang tau, bebauan itu bebauan apa. Biasanya, ketika mencium bebauan lenguh seperti itu maka artinya, tidak jauh dari tempatmu berdiri, ada makhluk familiar yang sudah terkenal sedang mengawasimu. pocong.
Namun, mas Damar belum tahu akan hal ini, dirinya nekat membuka kotak itu 

begitu kotak di buka, mas Damar menatap heran, karena yang dirinya lihat hanya tumpukan pakaian bernuansa warna putih, tertumpuk berantakan begitu saja, maka mas Damar bersiap menutupnya lagi, namun, tiba-tiba dia curiga dengan pakaian itu.

Di ambilah satu helai pakaian, dan ketika pakaian itu terangkat di tanganya, ia memeriksa dengan seksama, sampai ia yakin dan menatap ngeri pakaian itu. Rupanya itu adalah kain kafan yang sudah di ikat sedemikian rupa, membentuk sampul untuk mebungkus mayat.

Mas Damar sontak melempar pakaian itu begitu saja. Tiba-tiba, ketika mas Damar bersiap untuk pergi dari tempat itu, matanya tercekat, menatap sosok yang tengah berdiri tepat di depanya. Matanya hitam dan wujudnya sangat mengerikan.
Kini ada sosok pocong tengah berdiri tepat di depanya. Ingin segera pergi, namun kaki mas Damar malah kaku tak mau di gerakkan, sementara si pocong masih berdiri memandanginya.
Bila ada satu permintaan yang bisa mas Damar minta, mungkin dirinya akan meminta untuk jatuh pingsan. Sungguh, peristiwa itu benar-benar peristiwa tak terlupakan di situlah, akhirnya mas Damar mendengar suaranya.

Lirih, namun membuat bulukuduk berdiri, si pocong mengatakanya. “tali pocong” “tali pocong”Mas Damar masih mematung, ketakutan benar-benar mengeraskan syarafnya, hingga, suara pintu terbanting membuat mas Damar tercekat panik di lihatnya si mbah sudah kembali dengan wajah marah dan memaki, entah apa yang terjadi, dirinya melihat si mbah mencengkram ujung kain kafan si pocong, menyeretnya dengan tangan kosong lalu melemparkanya tepat di kebun belakang rumah gubuk itu.

Kejadian yang baru saja terjadi, membuat mas Damar tidak habis pikir.
Wanita itu menatap mas Damar dengan tatapan dingin sembari berujar “nek ra eroh opo opo, ojok grusak grusuk yo le, nyowo onok regane” (jika kamu tidak tahu apa apa, jangan sembarangan ya nak, nyawamu ada harganya) 
Kalimat itu masih terbayang di pikiran mas Damar bahkan hingga saat ini. Mas Erik baru sadar, sedari tadi, si mbah tidak kelihatan, padahal dirinya ikut karena si mbah yang menyuruhnya, di tambah rasa penasaran kenapa memakamkan seseorang saja sampai ambil waktu selarut ini, disinilah mas Erik di buat kaget.
“Loh, tali pocong’e rung di buka iku loh” 

(loh, kenapa tali pocongnya belum di buka?)

Namun, tak seorangpun mendengarkan peringatan dari mas Erik, mereka tetap menutup lubang kubur dengan tanah, disinilah mas Erik merasakan firasat teramat buruk.

“Desa Edan” (desa gila)

Maka, ia segera meninggalkan tempat itu. 

sampai di rumah si mbah, mas Erik melihat mas Damar, mata mereka saling menangkap satu sama lain.

Disini, mereka curiga.

Desa ini, mungkin bukan Desa manusia, namun ada hal yang lebih besar dari semua itu. Ada misteri apa yang di sembunyikan di desa ini. Di tengah kebingungan, langkah kaki si mbah mengejutkan mereka, wajahnya yang sempat mengeras ketika melihat mas Damar kini sudah berubah seperti sedia kala, seperti saat pertama kali mereka bertemu dengan si mbah.

“Le, kamar’e wes si mbah siapke” (nak kamarnya sudah disiapkan) 
Mau tidak mau, mereka pun masuk ke sebuah kamar yang asing, tidak ada hal yang menarik selain ranjang dengan lasa(tikar anyaman) sebagai alasnya, namun, mereka sepakat, keganjilan semua peristiwa ini seperti mengerucut pada sesuatu. Namun, belum ada yang berani menarik kesimpulan sampai, di tengah keheningan ketika mereka sudah saling merebahkan tubuh untuk sekedar membuang lelah. Terdengar suara yang tidak asing lagi di telinga mereka.

Suaranya riuh, namun sangat tipis, seperti dari tempat yang jauh.Itu adalah suara pitik (ayam) yang pernah terdengar. Mas Erik lah yang pertama bangun, ia melihat kesana kemari untuk memastikan sesuatu sampai, mas Erik akhirnya menggoyangkan badan mas Damar, dirinya baru sadar, wajah mas Damar terlihat sangat pucat, seperti menyembunyikan sesuatu.

“Mar, krungu ora?” (Mar, dengar apa tidak?) 
Mas Damar masih diam, mencerna setiap kalimat mas Erik, sampai akhirnya ia mengatakan “Rik, awakmu percoyo, pocong ora?”
(Rik, kamu percaya gak sama Pocong?) 

Kalimat itu mengingatkan mas Erik dengan peristiwa yang baru saja dirinya alami, matanya menatap tajam mas Damar, ia tidak tau harus menceritakanya darimana.

“Aku tau krungu, jare’ne, suara pitik, iku nunjuk’ke nek onok pocong gok sekitar kene” (aku pernah dengar, katanya, kalau dengar suara ayam, artinya ada pocong di dekat sini)

“Mar” akhirnya mas Erik menceritakan kejadian yang menimpanya. “Deso iki gak beres, ayok minggat ae, ndok mu wes gak popo toh” (Mar, desa ini gak beres, ayo pergi saja, testismu sudah gak papa kan)

Mendengar itu, mas Damar kemudian juga mengatakanya.

“Rik. koyok’e si mbah iki” 

(Rik sepertinya si mbah) belum selesai melanjutkan kalimat itu, tetiba mata mas Damar menatap ke jendela kamar yang hanya tertutup gorden, disana, ia melihat wajah mengintip.

“Rik. minggat ae tekan kene” (Rik ayo kita pergi saja dari sini)

“Opo to, onok opo?” (ada apa?) 

“Gok cendelo, gok cendelo!!” (di jendela!! di jendela!!) mas Damar menunjuk ke arah jendela, “gok cendelo onok si mbah!!” (di jendela ada wajah si mbah)
 
Kaget, saat itu juga mas Erik langsung mengemasi barang bawaanya, di ikuti mas Damar, mereka bergegas keluar dari rumah itu, namun, baru saja membuka pintu kamar, di depanya, si mbah berdiri, wajahnya menatap mas Damar dan mas Erik bergantian. Desa Gondo Mayit

5 Makna Mimpi Rumah Baru, No 5 Paling Bagus!

Makna Mimpi Rumah Baru, Sebagai Pertanda Yang Sangat Baik

Makna Mimpi Rumah Baru. Bermimpi memiliki rumah baru menjadi mimpi yang baik untuk semua orang. Meski rumah baru tersebut hanya ada di dalam mimpi, tapi cukup membuat pengalaman tidur menjadi menyenangkan. Kebanyakan orang pasti akan berdoa agar mimpi yang baik itu menjadi kenyataan.

Dan apakah kamu pernah mengalami mimpi memiliki rumah baru? Tidakkah kamu penasaran dengan Makna Mimpi Rumah Baru yang ada di balik mimpi tersebut? Orang yang menyukai ramalan mimpi pasti penasaran dengan makna mimpi tersebut. Nah, berikut akan dibahas arti mimpi punya rumah baru.

  • Mimpi punya rumah baru yang mewah.

Jika kamu bermimpi punya rumah baru yang mewah dengan jalan membelinya, maka ini adalah pertanda yang bagus untuk kamu. Rumah mewah digambarkan sebagai sebuah rezeki yang artinya kamu akan mendapatkan rezeki yang sangat banyak. Dengan mendapatkan rezeki tersebut kamu maka kehidupan kamu juga menjadi lebih baik dalam segi kesejahteraan finansial. Dan bukan menjadi hal yang mustahil lagi bagi kamu untuk bisa punya rumah baru seperti yang ada didalam mimpi kamu.

  • Mimpi punya rumah baru berkat usaha sendiri.

Mimpi bisa mendapatkan dan memiliki sebuah rumah baru dari hasil jerih payah sendiri, juga bermakna bahwa usaha yang kamu jalankan dengan usaha yang sangat keras akhirnya menghasilkan kesuksesan. Namun, jika kamu bermimpi punya rumah baru dan tidak dalam membangun sebuah usaha atau bekerja keras dalam mencapai tujuan hidup kamu, maka kemungkinan besar mimpi yang kamu alami itu hanyalah sebatas bunga tidur penghias mimpi saja. Kesuksesan dan kemandirian juga merupakan alasan seseorang menjadi wirausaha.

PASARAN

PREDIKSI MBAH JITU TOP 2D

KLIK

PASARAN SYDNEY

43 42 49 48 23 29 28 83 89 82

SELENGKAPNYA

PASARAN COLOMBO

20 23 29 28 30 39 38 80 83 89

SELENGKAPNYA

PASARAN SCOTLAND

13 19 18 15 93 98 95 83 89 85

SELENGKAPNYA

PASARAN SINGAPORE

60 62 69 67 90 92 97 70 72 79

SELENGKAPNYA

PASARAN JAMAICA

63 67 68 61 83 87 81 13 17 18

SELENGKAPNYA

PASARAN UGANDA

09 03 06 07 69 63 67 39 36 37

SELENGKAPNYA

PASARAN HONGKONG

12 16 14 18 62 64 68 82 86 84

SELENGKAPNYA

PASARAN KENYA

13 12 17 14 23 27 24 43 27 24

SELENGKAPNYA

PASARAN SLOVAKIA

59 57 54 51 79 74 71 49 47 41

SELENGKAPNYA

  • Mimpi mendiami rumah baru.

Arti mimpi punya rumah baru dan mendiaminya atau menempatinya menunjukkan adanya suatu perubahan dalam diri kamu. Perubahan ke arah yang positif dan menggambarkan keinginan kamu untuk bisa mandiri dan sukses di masa depan. Kemungkinan besar perubahan tersebut akan membawa hasil yang baik dimasa depan dan mengantarkan kamu kepada kehidupan yang baru pula.

  • Mimpi punya rumah baru yang lebih jelek.

Pindah ke rumah baru yang lebih jelek tidak bisa dikatakan sebagai mimpi yang baik. Mimpi punya rumah baru yang jelek menggambarkan sebuah kekhawatiran, rasa takut dan juga pesimis dalam menjalani kehidupan kamu sendiri. Namun kamu masih memiliki dorongan untuk keluar dari kondisi tersebut.

  • Mimpi punya rumah baru yang lebih bagus dan besar.

Sepertnya mimpi ini terdengar bagus, maknanya pun sama. Artinya sebentar lagi kamu akan sampai pada cita-cita dan impianmu yang tentunya akan membuat kamu merasa sangat bangga dan bisa berpuas diri.

Semuanya tentu akan benar-benar terjadi jika kamu menjalankannya dengan cara yang baik dan juga benar. Makna lainnya adalah hubungan kamu dengan orang sekitar juga mulai membaik. Seperti hubungan keluarga, asmara dan pertemanan yang berjalan lancar dan terjalin dengan sangat baik.

Demikianlah 5 Makna Mimpi Rumah Baru yang ternyata memiliki banyak makna sesuai dengan bentuk rumah yang ada dalam mimpi tersebut.

Sumber: KisahKamu